si Doni memanggil tukang cukur keliling yang kebetulan lewat depan rumahnya ia berniat mencukur rambutnya.
Doni : "Bang!,kang cukur,cukur sini bang"
kang cukur: "Mau cukur Don?!"
Doni : "Dipendekin berapa harganya bang?"
kang cukur : "Murah cuma 3000 Don."
Doni : "Kalau botak berapa bang?"
kang cukur : "Kalau botak 2000."
Doni: "Ya sudah kalo gitu pendekin aja bang biar rapi."
kemudian si tukang cukur segera mencukur rambut si Doni,setelah rapi Doni membayar kang cukur dengan uang 5000an.
kang cukur : "Wah nggak ada kembaliannya Don,ni aja baru penglaris,"
Doni : "waduh gimana yach bang gak ada recehan nich bang.."
Sambil garuk kepala Doni berpikir,setelah lama berpikir kemudian Doni memutuskan.
Doni : "Ya udah bang,kalau gitu yang 2000 botak aja."
kang cukur : "!@@#!!!!!??"
Bingung dengan Ajaran Guru
Seorang ibu bertanya pada anaknya yang tidak mau lagi pergi ke sekolah: Ibu : "Nak, mengapa kamu tidak mau lagi pergi ke sekolah?"
Anak : "Habis saya bingung, bu guru cara mengajarkan berhitung ganti-ganti terus."
Ibu : "Ganti-ganti bagaimana?"
Anak : "Ya, dua hari lalu ibu guru bilang enam adalah tiga ditambah tiga, kemarin enam adalah empat ditambah dua, eh sekarang katanya enam adalah lima ditambah satu, bingung kan saya."
Ibu : "?????!!!"
Cewek dengan Baju Training
Suatu hari Bambang clingukan di depan sebuah Kampus di Jogja. Matanya melirik seorang gadis yang tengah berlari-lari kecil dengan mengenakan training. Perempuan dengan rambut dikuncir ekor kuda itu pun, melayani pertanyaan mahasiswa yang tidak lulus-lulus itu. Bambang : "Mbak, habis latihan Karate ya?"
Cewek: "Nggak!" (setengah terheran-heran)
Bambang : "Ooo... latihan Taekwondo, ya?"
Cewek: "Nggak"
Bambang : "Pencak Silat kali?"
Cewek: "Nggak! kenapa sih mas nanyanya aneh banget?"
Bambang : "Habis mbak pakai baju training gitu."
Cewek: "Saya habis aerobik."
Bambang: "Ooo... Bukan habis latihan bela diri, ya?"
Cewek: "Tidak"
Bambang : "Bisa bela diri nggak, Mbak?"
Cewek: "Nggak!" (semakin bingung)
Cowok: "Berarti bisa digodain dooong, Namanya siapa mbak?"
Pengarang Menerka Umur
Ibu Atika bertemu dengan Pengarang terkenal Indonesia dan bertanya kepadanya. Ibu Atika : "Coba anda terka, berapa umur saya?"
Pengarang : "Kalau saya perhatikan gigi Ibu yang yang terawat baik, saya taksir Ibu paling-paling 18 tahun. Tapi melihat rambut Ibu yang masih hitam dan indah, Ibu mungkin tak lebih dari 22 tahun. Dari kulit Ibu yang masih mulus ini saya kira Ibu 19 tahun."
Begitu senangnya Nyonya itu mendengar jawaban si Pengarang.
Tapi tiba-tiba si Pengarang tersebut kemudian menambahkan : "Yah, bisa saya simpulkan umur Ibu kira-kira 18 + 22 + 19 atau sama dengan 59 tahun."
Source Internet


0 komentar:
Tinggalkan Pendapat
Silahkan berkomentar ya kawan :)