Sial Karena Menemukan Uang
Sang
suami pulang dengan muka masam, si isteri bertanya dengan penuh rasa
prihatin: "Kamu nampaknya lagi menjumpai masalah yang tak menyenangkan."
Suami: "Hari ini di atas bus aku menemukan uang Rp. 2 juta."
Isteri: "Lho, ini kan hal yang sangat menyenangkan."
Suami: "Tetapi hal ini kemudian diketahui oleh seorang penumpang lainnya, maka itu mau tak mau aku harus berbagi dengan dirinya."
Isteri: "Di tanganmu kan masih ada sisa uang Rp. 1 juta."
Suami: "Sebelum tiba ke rumah, aku baru menyadari bahwa uang Rp. 2 juta yang kutemukan dan kupungut tadi sebenarnya adalah uangku sendiri. Sungguh sialan."
Suami: "Hari ini di atas bus aku menemukan uang Rp. 2 juta."
Isteri: "Lho, ini kan hal yang sangat menyenangkan."
Suami: "Tetapi hal ini kemudian diketahui oleh seorang penumpang lainnya, maka itu mau tak mau aku harus berbagi dengan dirinya."
Isteri: "Di tanganmu kan masih ada sisa uang Rp. 1 juta."
Suami: "Sebelum tiba ke rumah, aku baru menyadari bahwa uang Rp. 2 juta yang kutemukan dan kupungut tadi sebenarnya adalah uangku sendiri. Sungguh sialan."
Salah Membuat Soal
Pada
suatu hari, seorang ibu membawa anak perempuannya yang baru berumur 4
tahun datang bermain ke kantornya. Anak itu sangat cakap dan cerdas. Dia
menguasai cara hitung-menghitung dengan cekatan, terutama dalam hal
menambah dan mengurangi angka-angka di bawah seratus.
Para teman di kantor silih berganti mengujinya dengan membuat soal-soal hitungan dan hasil-hasil hitungan anak itu ternyata tiada yang salah.
Pada saat itu ada orang yang mengemukan sebuah soal yang sulit kepada anak itu: "Upik, 1 dikurangi 2 sama dengan berapa?"
Anak perempuan itu memandangnya sejenak, lalu berkata: "Ah, kamu ini sungguh-sungguh bodoh, sampai soal yang kamu buat pun salah! ."
3 Orang Tes CPNS
Suatu hari, si A, B dan C datang ke kantor untuk mengikuti tes CPNS. Hari itu materinya wawancara lisan. Satu persatu mereka dipanggil pewawancara. Si A memasuki ruangan.
Pewawancara : "Berapa 100 ditambah 100?"
A : "250, Pak"
Pewawancara : "Maaf, Anda tidak diterima. Alasannya, Anda bermental korupsi"
Si A keluar ruangan.
Si B memasuki ruangan
Pewawancara : "Berapa 100 ditambah 100?"
B : "150, Pak"
Pewawancara : "Maaf, Anda tidak diterima. Alasannya, Anda merugikan negara."
Si B keluar ruangan.
Si C memasuki ruangan
Pewawancara : "Berapa 100 ditambah 100?"
Si C : "Terserah Bapak. Saya siap melaksanakan"
Pewawancara : OK! Anda diterima sebagai PNS! Alasannya, Anda penuh pengertian
Sabun Cuci Bisa Mencuci Sendiri
Seorang pembantu baru dari desa tertarik pada iklan sabun deterjen merk Solikin yang bisa mencuci sendiri.
Ketika dia hendak mencuci pakaian majikannya,direndam seluruh pakaian kotor semuanya,diberi olehnya sabun merek tersebut diatas.
Dari pagi sampai siang hari dan dia cuma merendam cucian tersebut,dan majikannya heran lalu bertanya padanya sebagai berikut:
Majikan : "Netty,kamu bagaimana sih...?,Masak cucian cuma kamu diamkan dari pagi sampai siang begini,tidak juga kamu cuci."
Pembantu: "Ah Nyonya seperti tidak tahu saja sih, sabun merek Solikin itu bisa mencuci sendiri iklannya."
Majikan : "Lalu kenapa memang...?"
Pembantu: "Ya saya cuma menunggu sampai dia selesai mencuci."
Majikan : "...???!!!!##"
Para teman di kantor silih berganti mengujinya dengan membuat soal-soal hitungan dan hasil-hasil hitungan anak itu ternyata tiada yang salah.
Pada saat itu ada orang yang mengemukan sebuah soal yang sulit kepada anak itu: "Upik, 1 dikurangi 2 sama dengan berapa?"
Anak perempuan itu memandangnya sejenak, lalu berkata: "Ah, kamu ini sungguh-sungguh bodoh, sampai soal yang kamu buat pun salah! ."
3 Orang Tes CPNS
Suatu hari, si A, B dan C datang ke kantor untuk mengikuti tes CPNS. Hari itu materinya wawancara lisan. Satu persatu mereka dipanggil pewawancara. Si A memasuki ruangan.
Pewawancara : "Berapa 100 ditambah 100?"
A : "250, Pak"
Pewawancara : "Maaf, Anda tidak diterima. Alasannya, Anda bermental korupsi"
Si A keluar ruangan.
Si B memasuki ruangan
Pewawancara : "Berapa 100 ditambah 100?"
B : "150, Pak"
Pewawancara : "Maaf, Anda tidak diterima. Alasannya, Anda merugikan negara."
Si B keluar ruangan.
Si C memasuki ruangan
Pewawancara : "Berapa 100 ditambah 100?"
Si C : "Terserah Bapak. Saya siap melaksanakan"
Pewawancara : OK! Anda diterima sebagai PNS! Alasannya, Anda penuh pengertian
Sabun Cuci Bisa Mencuci Sendiri
Seorang pembantu baru dari desa tertarik pada iklan sabun deterjen merk Solikin yang bisa mencuci sendiri.
Ketika dia hendak mencuci pakaian majikannya,direndam seluruh pakaian kotor semuanya,diberi olehnya sabun merek tersebut diatas.
Dari pagi sampai siang hari dan dia cuma merendam cucian tersebut,dan majikannya heran lalu bertanya padanya sebagai berikut:
Majikan : "Netty,kamu bagaimana sih...?,Masak cucian cuma kamu diamkan dari pagi sampai siang begini,tidak juga kamu cuci."
Pembantu: "Ah Nyonya seperti tidak tahu saja sih, sabun merek Solikin itu bisa mencuci sendiri iklannya."
Majikan : "Lalu kenapa memang...?"
Pembantu: "Ya saya cuma menunggu sampai dia selesai mencuci."
Majikan : "...???!!!!##"


0 komentar:
Tinggalkan Pendapat
Silahkan berkomentar ya kawan :)